Copywriting Untuk Selling, Jualan Pakai Tulisan

Pernahkah kamu mendengar tentang copywriting untuk selling? Ketika pertama kali kamu merintis sebuah bisnis, kamu mungkin punya pertanyaan besar, bagaimana supaya  bisnis tersebut bisa kamu pasarkan? Tidak sedikit orang menggunakan billboard, koran, ataupun televisi untuk media iklan.

Tetapi, beragam media bukanlah kunci utama dalam keberhasilan promosi, apalagi jika promosi tersebut ternyata tidak direncakan secara matang. Tidak hanya transaksi yang sulit terjadi, tetapi juga tidak semua orang tertarik dengan usaha marketing kamu. Tidak sedikit perusahaan mengucurkan dana besar-besaran hanya untuk marketing, namun tingkat penjualan tetap saja tidak naik.

Lantas bagaimana caranya? Daripada dana tersebut terbuang kurang efektif, maka akan lebih baik bila belajar tentang copywriting untuk selling terlebih dahulu. Pada panduan ini, kamu akan belajar copywriting secara lengkap, termasuk pengertian, manfaat, dan semua langkah yang kamu butuhkan untuk melakukannya.

Ide Konten Instagram Menarik

Copywriting Itu Apa Sih?

Copywriting digunakan sebagai teknik, fungsinya untuk membujuk pembaca supaya mereka bisa mengikuti apa perintah yang kamu berikan. Perintahnya bisa bervariasi: Menghasilkan konversi, berlangganan, membeli, mendaftar, atau lainnya.

Dulu, copywriting hanya untuk pembuatan advertorial, termasuk billboard, sales letter, dan media pemasaran tertulis. Itulah alasan mengapa dikenal dengan sebutan “Copywriting”.

Kendati demikian, di zaman multimedia saat ini, mempelajari seperti apa gunanya copywriting masih sangat penting. Tidak hanya dalam tulisan, copywriting juga metode tepat untuk membuat naskah podcast dan video.

Seorang ahli copywriting, atau copywriter bisa masuk dalam semua media pemasaran, yaitu:

  • Teks pada landing page
  • Artikel blog
  • Post media sosial
  • Email newsletter
  • Headline juga meta description hasil pencarian Google
  • Iklan berbayar Google dan media sosial

Mengapa Copywriting Untuk Selling Sangat Penting?

Karena copywriting untuk selling itu bukan tulisan biasa-biasa saja. Copywriting juga tidak bisa kamu buat secara sembarangan, asal-asalan karena harus memikirkan bagaimana copywriting tersebut dapat meningkatkan promosi secara efektif.

Tanpa adanya pemahaman teknik copywriting, maka kamu kehilangan banyak kesempatan seperti:

  • Konversi pelanggan tinggi
  • Traffic website naik
  • Post media sosial memperoleh respon tinggi
  • Artikel blog viral
  • Ebook diunduh banyak peminat
  • Email list ramai pendaftar
  • Usaha pemasaran afiliasi tinggi peminat

Tentu semua hal tersebut ingin kamu capai, kan?

Nah, itulah mengapa copywriting membutuhkan beberapa langkah supaya lebih menjual. Copywriting untuk selling bisa kamu pelajari dengan beberapa langkah berikut.

freelance copywriter

Cara Membuat Copywriting Yang Menjual

Seorang copywriter wajib melakukan semua langkah berikut:

1. Mempelajari Produk atau Layanan

Produk dan layanan merupakan konten yang akan kammu tawarkan. Jika kamu ingin memasarkannya dengan baik supaya meningkatkan penjualan, maka harus mempelajari seperti apa produk tersebut. Tidsak hanya untuk copywriter, tetapi tips ini juga penting bagi kamu yang masih pemula dan ingin mempromosikan bisnis.

Copywriting digunakan untuk menulis informasi produk dalam bentuk deskripsi. Mempelajari tentang produk atau layanan artinya kamu sedang mencari referensi terkait tulisan copywriting tersebut. Mulailah dengan mencari tahu tiga hal terkait produk, yaitu keunikan, fitur, dan manfaat dari produk tersebut.

2. Cari Tahu Kebutuhan Audiens

Mengenali audiens tentu penting, sama seperti memahami bagaimana keunggulan fproduk yang kamu tawarkan. Copywriting untuk selling pada intinya bukan tentang keuntungan kamu, tetapi bagaimana dan apa manfaat yang diterima pelanggan ketika menggunakan barang ataupun layanan yang kamu tawarkan.

Contohnya, ketika kamu adalah pengguna motor, maka segala produk yang ditawarkan oleh oranglain berupa produk untuk kendaraan roda empat, maka pastinya kamu akan menolak hal tersebut. Alasannya adalah karena bukan menjadi kebutuhan, iya kan?

Kamu juga perlu memahami audiens apalagi saat membuat teks marketing agar terdengar lebih personal dan tepat sasaran. Dengan melakukan hal tersebut, maka semua orang juga tertarik beli. Dalam hal ini, penting sekali untuk melakukan survey konsumen.

Jika kamu sudah memperoleh alamat email, kamu tinggal mengirimkan email ke para konsumen, tujuannya mengajak mengisi survey.

Dalam survey inilah, maka kamu bisa mencantumkan beberapa pertanyaan penting seperti alasan mengapa pelanggan tertarik menggunakan produk kamu, bagaimana pengalaman mereka saat menggunakan produk serupa, pengalaman mereka menggunakan produk serupa atau produk kamu, dan lainnya.

Atau, kamu juga bisa mengirimkan email tentang permintaan mereka dalam mengisi identitas diri, seperti umur, tempat tinggal, ataupun jumlah penghasilan. Profesi dan bisnis juga penting untuk kamu tanyakan. Informasi pelanggan sangat berharga karena bisa menggambarkan buyer persona, atau target audiens.

3.Headline Copywriting Untuk Selling Wajib Menarik

Judul harus dibuat secara cerdas. Hal ini karena dari 10 audiens, hanya 8 orang yang baca headline atau judul copywriting yang kamu buat. Artinya, kalau judul itu kurang menarik, headline tersebut nggak bakalan dibaca target audiens.

Dalam hal ini, copywriting untuk selling produk butuh headline kuat dan kreatifitas tinggi. Walaupun demikian, praktiknya terbilang mudah. Ada tiga trik yang wajib kamu ketahui ketika membuat judul. Pertama, jelaskan manfaat yang ingin kamu tawarkan. Kedua, membuat pembaca ingin cepat- cepat beli. Ketiga, cantumkan persentase.

4. Lead Menarik Untuk Mendukung Headline

Headline atau judul wajib menarik audiens karena letaknya pada bagian terdepan. Tetapi, tidak semua orang tertarik menyimak artikel, landing page, atau newsletter lebih lanjut setelah klik bagian judulnya.

Itulah mengapa, headline menarik harus kamu dukung dengan paragraf pembuka atau lead menarik. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar lead tidak ditolak pembaca. Pertama, tunjukkan empati. Kedua, buatlah audiens penasaran. Ketiga, kamu juga bisa memulai dengan fakta.

5. Membuat Copywriting Berkualitas

Walaupun lead dan headline adalah bagian penting teknik copywriting, kamu tidak boleh lupa pada aturan utama tulisan. Dalam copywriting untuk selling, terkenal dengan istilah copy. Jika ingin membuat copy berkualitas, maka perhatikan apa saja formulanya.

Hindari kalimat terlalu panjang, akan lebih baik menggunakan kata berbeda dalam satu kalimat. Jika ini hal sulit, kamu bisa membuat strategi menulis kalimat panjang, dann berbeda dalam satu paragraf. Hal ini penting untuk menjamin audiens tidak bosan baca tulisan tersebut.

6. Akhiri Dengan Ajakan

Tujuan teks copywriting untuk selling, dalam tujuan meningkatkan penjualan, maka harus ada ajakan pada bagian akhir. Misalnya, mengajak pelanggan beli produk, subscribe konten, atau lainnya. Ajakan tersebut terkenal dengan sebutan call-to-action, atau disingkat CTA.

Dalam penulisan CTA, maka tidak hanya mendorong audiens agar mempunyai komitmen. Tetapi, kamu juga harus mampu memberikan manfaat dari penggunaan produk tersebut. Misalnya, kamu punya produk tool SEO secara gratis dengan banyak fitur. Jika tool tersebut bermanfaat bagi oranglain, maka audiens bisa upgrade tool tersebut dengan memilih paket berbayar. Jika tidak suka, bisa berhenti berlangganan secara mudah, dan kapan saja.

Itulah informasi lengkap tentang panduan copywriting untuk selling. Semua hal tersebut bisa kamu praktekkan untuk kebutuhan bisnis. Namun perlu ditekankan bahwa copywriting profesional dapat dihasilkan oleh copywriter berpengalaman. Orang-orang perusahaan yang bukan berpengalaman dalam bidang tersebut sebaiknya tidak menanggung beban kerja membuat copywriting.

Jika Kamu kesulitan mencari tim yang tepat ntuk keperluan copywritingmu, Kamu bisa menggunakan jasa copywriting Tukat. Hubungi 0882 3203 4880 untuk info lebih lengkapnya.

tukat copywriting

 

 

Open chat
Halo
Ada yang bisa kami bantu?