Mudahnya Branding Marketing, Anda Harus Coba!

Branding marketing, kamu mungkin sudah hafal banget tentang apa itu branding.

Branding adalah tampilan, dan bahkan jiwa dari sebuah perusahaan, termasuk logo dan website perusahaan, serta apa yang dirasakan orang-orang terhadap branding tersebut. Singkatnya, brand itu adalah reputasi perusahaan.

Contoh klasiknya adalah Nike, sebuah brand perusahaan. Dengan logo centang, dan tagline yang sederhana “Just Do it”.

Ketika kamu melihat iklan produk tersebut, kamu langsung bisa mengenalinya kan?

Kalau di luar negeri, kamu mungkin bisa melihat bagaimana Tim Ferris menjadi contoh ideal untuk content marketing bisnis pribadi.

Ferris sangat populer karena bukunya yang laris, “The Four Hour Workweek.” Selain itu, ia dikenal sebagai salah satu pakar strategi bisnis terpopuler di dunia.

Kenapa dia bisa terkenal seperti itu? Karena Content Marketing. Nah, untuk itu, sangat penting mengetahui seperti apa strategi konten marketing untuk branding diri sendiri.

content creator

Mulai Semuanya Dari Keunikan

Ingat, ketika kamu ingin menciptakan strategi untuk konten marketing, maka kamu harus benar-benar unik, khas banget.

Semua yang kamu katakan, kamu lakukan, kamu tulis, semuanya harus konsisten dengan seluruh karakter kamu, nilai kamu, dan apa yang kamu senangi. Kalau nggak, berarti ada konten yang palsu atau pencitraan.

Kenapa sih harus menciptakan branding yang kuat? Karena akan meningkatkan ras percaya antara kamu dan audiens. Sebuah studi terbaru menjelaskan hanya 50% pembeli yang beli karena rasa percaya terhadap brand tersebut.

Sedangkan 67% pembeli pertama akan membeli karena melihat daya jual, nilai yang relevan dengan harapan mereka.

Kalau bisnis kamu masih kecil, daripada berpura-pura menjadi yang sudah berpengalaman, tunjukkan saja apa yang terbaik.

Akui bahwa bisnis kamu masih baru, tapi terus membangun bisnis sebagai strategi yang lebih baik, lalu dokumentasikan semuanya. Tunjukkan perjalanan bisnis kamu sampai pada level lebih tinggi. Melibatkan audiens dan buat mereka percaya bahwa ada perubahan besar yang membuat branding yang kamu tawarkan jauh lebih baik saat ini.

Baca Juga  5 Hal Penting Memilih Copywriter Buat Pemasaran Digital

Corporate Identity

Branding Marketing Harus Punya Goal

Buatlah goal, entah dengan cara ditulis di buku atau di komputer untuk membuat strategi yang relevan dengan tujuan tersebut. Kamu bisa bertanya pada diri sendiri, bagaimana langkah tepat untuk meraih tujuan tersebut.

Apakah branding tersebut nanti akan memberikan pelayanan lebih baik?

Apakah membuat kamu bisa menjual lebih banyak jasa atau barang dalam bisnis nanti?

Atau, apakah bisnis kamu nanti akan menduduki ranking tertinggi di bidang tersebut?

Apapun tujuan kamu, tulis saja semuanya.

Strategi untuk content marketing tersebut harus menjadi dokumen nyata, bahwa siapapun yang membuatkan konten untukmu, harus mengetahui hal tersebut dan membacanya.

B2B content marketer bahkan hanya 32% yang melakukan hal tersebut. Padahal, ini sangat penting karena membantu mencapai tujuan kamu lebih mudah.

Kemudian, buatlah goal yang lebih spesifik, dari goal-goal yang sangat kecil.

Misalnya, bagaimana sih cara meningkatkan penjualan produk? Kamu bisa meningkatkan brand awareness melalui kualitas konten, mengarahkan visitor agar mengunjungi website kamu, atau lainnya. Apakah ini bisa tercapai? Tentu, namun cara tersebut masih terlalu general.

Buat saja yang lebih sederhana. Misalnya, kamu akan berusaha untuk menerbitkan satu postingan blog per minggu, berbagi konten di sosmed secara teratur, serta menggunakan influencer untuk membagikan konten dan membangun hubungan dengan mereka untuk kepentingan bisnis, misalnya.

Jadi, contoh-contoh seperti ini adalah goal yang spesifik yang dapat berubah seiring berjalannya waktu.

Visual Branding dan Kegunaannya Untuk Membangun Bisnis

Buat Konten Berguna

Konten berguna melibatkan pengetahuan tentang dengan siapa kamu “berbicara” melalui tulisan. Sehingga, kamu akan menghasilkan konten yang memang hanya untuk target.

Pastikan bahwa konten yang kamu buat menjawab pertanyaan mereka, atau menunjukkan bagaimana produk atau jasa yang kamu tawarkan dapat menjawab permasalahan mereka. Atau, bahkan mengajarkan mereka hal baru.

Baca Juga  Marketing Online Untuk Pemula

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seorang pengunjung membutuhkan waktu 5 sampai 7 kali untuk mengingat sebuah brand. Salah satu cara efektif adalah mulai dari blog.

Jangan pernah  merasa membuat konten untuk mencari pembeli, atau menghasilkan uang. Namun, lebih fokus pada posisi membantu banyak orang. Dengan ketulusan tersebut, maka branding marketing melalui konten yang kamu buat akan dengan sendirinya menarik banyak orang untuk mengenali konten dan brand tersebut. Jadilah content creator untuk brandmu.

Kamu bisa membuat konten guest post, menggunakan keywords, membagikan konten ke social media secara aktif, menggunakan konten yang mengundang empati, dan mulailah jalin hubungan dengan lebih banyak orang.